Monday, February 8, 2016

AU Suriah Hancurkan Rute Pasokan Minyak ISIS ke Turki


AU Suriah Hancurkan Rute Pasokan Minyak ISIS ke Turki
Jet tempur Suriah hancurkan jalur suplai minyak ilegal ISIS ke Turki | (Sputniknews)

DAMASKUS - Angkatan Udara Suriah menyerang wilayah ISIS di bagian timur Provinsi Aleppo pada Sabtu kemarin. Serangan ini menyebabkan kerusakan serius pada jalan utama yang digunakan oleh ISIS untuk mengirim kapal tanker minyak ke negara tetangga, Turki.

Sementara itu, Tentara Suriah dan pasukan Hizbullah bergerak maju di kota strategis Tal Rafat di utara provinsi. Di saat bersamaan, jet tempur Suriah meluncurkan serangan udara berat di pusat-pusat konsentrasi militan di berbagai bagian dari Damaskus, Dara'a, Deir ez-Zor, Hama, Aleppo dan Idlib, seperti dikutip dari laman Sputniknews, Minggu (7/2/2016).

Bagian timur laut dan utara provinsi Aleppo masih sarat adegan bentrokan sengit antara tentara Suriah dan kelompok-kelompok militan ketika pasukan pemerintah terus menyerang mereka di utara dalam upaya untuk menutup perbatasan dengan Turki.

"Pasukan Angkatan Darat sekarang telah terlibat dalam pertempuran sengit dengan teroris dekat Manbij di wilayah timur laut Provinsi Aleppo, yang merenggut nyawa banyak militan," kata Angkatan Darat dalam sebuah pernyataan.

Angkatan Bersenjata Suriah dan sekutunya juga telah meluncurkan serangkaian serangan terhadap basis dan pusat-pusat ISIS dan Front al-Nusra di timur dan tenggara Aleppo pada hari. Serangan ini menewaskan dan melukai banyak teroris.

(ian) Sumber : sindonews.com

Erdogan Minta AS Pilih Turki atau Kurdi Suriah

 http://mirajnews.com/id/wp-content/uploads/sites/3/2014/09/Erdogan1.jpg
 Presiden Turki

ISTANBUL — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menunjukkan kemarahannya atas kunjungan pejabat Amerika Serikat ke kelompok milisi Kurdi yang mengendalikan Kota Kobane, Suriah, dengan mendesak Washington memilih Turki atau para teroris.

Delegasi, yang termasuk diplomat senior AS Brett McGurk, utusan khusus untuk koalisi internasional yang memerangi kelompok garis keras ISIS, pekan lalu menemui pengurus Ikatan Perlindungan Masyarakat Kurdi (YPG), milisi berpengaruh yang mengontrol Kobane.

Pertemuan tersebut dilakukan setelah sayap politik YPG, Partai Uni Demokrat (PYD), tidak diikutsertakan dalam pembicaraan perdamaian baru di Jenewa, Swiss, yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ankara mengancam memboikot pembicaraan tersebut jika PYD diundang.

"Dia mengunjungi Kobane pada saat ada pembicaraan di Jenewa dan dihadiahi plakat oleh seseorang yang dipanggil jenderal YPG?" kata Erdogan kepada sejumlah wartawan di atas pesawat yang membawanya pulang dari kunjungan ke Amerika Latin dan Senegal.

"Bagaimana kita bisa mempercayai [mereka]?" kata Erdogan.
"Apakah kita yang menjadi mitra mereka atau para teroris di Kobane?" ujarnya.
Komentar Erdogan tersebut dikutip media Turki, Ahad (7/2).

Ankara menganggap PYD dan YPG berafiliasi dengan partai terlarang Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang mengobarkan pemberontakan bersenjata di Turki, sedangkan pihak oposisi Suriah menuding mereka terlalu dekat dengan rezim di Damaskus.

Namun, koalisi telah bekerja sama erat dengan YPG sejak melancarkan serangan udara di Suriah pada September 2014, memperluas serangan yang dimulai di Irak sebulan sebelumnya. "Apakah mereka menerima PKK sebagai organisasi teroris? Kemudian mengapa mereka tidak mendaftar PYD dan YPG sebagai organisasi teroris juga?" tanya Erdogan.

Pasukan Kurdi yang didukung serangan udara oleh koalisi pada Januari tahun lalu mengusir pemberontak ISIS dari Kobane setelah berperang selama berbulan-bulan.

Turki mengkhawatirkan upaya menjadikan Kurdi di Suriah sebagai wilayah otonomi -- mirip dengan wilayah Kurdi di Irak utara -- akan memacu ambisi kaum separatis Kurdi di Turki. PKK oleh Turki dan banyak pihak internasional dimasukkan ke dalam daftar hitam sebagai organisasi teroris.

Sumber : Antara dan republika.co.id

342 personel TNI misi kesehatan tiba di Pulau Lakor NTT

342 personel TNI misi kesehatan tiba di Pulau Lakor NTT
Dokumentasi KRI dr Soeharso-990 dalam pelayaran di Tanah Air. Bersama empat kapal perang lain TNI AL, kini dia disiagakan untuk mengantisipasi dan menanggulangi dampak gempa Aceh. Inilah kapal rumah sakit terbesar TNI AL hingga kini. (Dinas Penerangan TNI AL)
Jakarta (ANTARA News) - 342 personel gabungan TNI dalam misi pelayanan kesehatan tiba di Pulau Lakor, Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan KRI dr Soeharso-990, Sabtu (6/2).

Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI, Kolonel Czi Berlin G, di Jakarta, Minggu, mereka terdiri 186 personel kesehatan, termasuk dua dokter umum, dua dokter gigi, 15 dokter spesialis, dua apoteker, 165 personel dari Batalion Kesehatan 2/Kostrad dan Batalion Kesehatan 1 Korps Marinir beserta 156 personel KRI dr Soeharso-990, dan helikopter.

Misi kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan di pulau terluar Indonesia, seperti Pulau Lakor, Pulau Moa, Pulau Letti, Pulau Kisar, Pulau Wetar, dan Pulau Liran, kata Berlin, akan berlangsung sampai 15 Februari itu sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, beberapa waktu lalu.
Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayor Jenderal TNI dr Ben Yura Rimba, selaku komandan Satuan Tugas Bantuan Sosial TNI, mengatakan, Pulau Lakor sangat sulit dijangkau. Itulah salah satu sebab KRI dr Soeharso-990 diperankan.

"Pengobatan yang dilayani diantaranya, penyakit hernia, bibir sumbing, bedah minor, khitan, lipoma, poli THT, poli mata, bedah mayor (selektif)," katanya.
Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2016